Hello Auckland!

By Charlie Hartono - 10:52:00 am

Tulisan perdana dari Auckland ini adalah untuk berbagi bahwa betapa Pemerintah New Zealand (NZ) sunguh-sungguh menjaga kebersihan dan kesehatan warganya dalam menangkal segala jenis produk dan barang yang dibawa penumpang pesawat dari luar negeri yang berpotensi mengotori, merusak stabilitas produk agrikultur, peternakan dan juga budaya NZ.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dengan Malaysia Airlines dari Soekarno Hatta Jakarta 11 September 2013 pukul 15:45 dan transit di Kuala Lumpur selama 5 jam, tibalah saya di Auckland International Airport pada 12 September pukul 11:45 pagi. Sebelum memasuki checkpoint imigrasi, biasanya para penumpang akan diminta untuk mengisi New Zealand Passenger Arrival Card. Di dalam kartu tersebut akan ditanyakan beberapa hal yang buat kebanyakan orang yang baru pertama kali mengisi kartu tersebut akan bingung dan bimbang untuk mencentang Ya atau Tidak.
Beberapa pertanyaan-pertanyaan yang harus di jawab di dalam New Zealand Passenger Arrival Card meliputi:
- Apakah Anda membawa barang ke Selandia Baru berupa:
• Makanan, antara lain: matang,mentah, segar, yang diawetkan, yang dikemas atau dikeringkan?
• Hewan atau produk hewan, termasuk : daging,produk susu,ikan,madu dan produk lebah,telur,bulu unggas,kerang,wolmentah,kulit hewan,tulang hewan atau serangga?
• Tanaman atau produk tanaman, termasuk: buah-buahan, sayuran, daun-daunan, kacang-kacangan, bagian tanaman, bunga,biji-bijian, umbi-umbian, cendawan/jamur, tebu, bambu, kayu atau jerami ?
- Barang biosekuriti lainnya yang berisiko,termasuk:
• Obat-obatan hewan, kultur/biakan biologis, organisme,tanah atau air?
• Peralatan yang digunakan dengan hewan, tanaman atau air, termasuk untuk pembudidayaan lebah,memancing, olahraga air atau aktivitas menyelam?
• Benda-benda yang mengandung tanah, sepatu olahraga luar ruangan atau alas kaki untuk aktivitas hiking dan tenda?

Selama 30 hari terakhir (ketika berada di luar Selandia Baru) pernahkah Anda mengunjungi hutan, bersentuhan dengan hewan (bukan hewan piaraan) atau mengunjungi tempat-tempat yang menernakkan atau memproses hewan atau tanaman?
- Apakah Anda membawa masuk ke Selandia Baru:
• Barang-barang yang mungkin dilarang atau dibatasi, contohnya obat-obatan,
senjata, publikasi yang tidak senonoh, spesies flora atau fauna langka, obat-obatan terlarang atau peralatan penggunaan narkoba?
• Alkohol melebihi batas perseorangan yang diperbolehkan (3 botol masing-masing mengandung tidak lebih dari 1125mililiter untukminuman keras dan 4,5 liter untuk
anggur atau bir) dan produk tembakau melebihi batas perseorangan yang diperbolehkan (200 batang rokok atau 250 gram tembakau atau 50 batang cerutu atau campuran dari ketiganya yang tidak melebihi 250 gram)?
• Barang-barang yang didapatkan di luar negeri dan/atau dibeli tanpa pajak (duty free) di Selandia Baru dengan nilai total melebihi NZ$700,termasuk hadiah?
• Barang-barang yang dibawa untuk keperluan bisnis atau komersial atau barang-barang yang dibawa atas nama orang lain?
• Uang tunai dengan jumlah totalNZ$10.000 atau lebih (termasuk instrumen yang dapat dirundingkan pemilik) atau jumlah yang sama dalam mata uang asing?

Sebagai informasi, dari Indonesia saya membawa 2 koper Besar berisi baju dan barang barang keperluan studi yang keduanya berbobot *30kgs (jatah maksimal untuk penerbangan internasional) dan 1 koper kecil dorong berdimensi 36x56x23cm dan tidak melebihi 7 kgs yang boleh diletakkan di kabin pesawat. Lalu saya juga membawa 1 tas pundak untuk meletakkan laptop.

Untuk memudahkan pemeriksaan keamanan barang-barang yang ada dalam checklist New Zealand Passenger Arrival Card di atas tadi, saya sudah memisahkan semua barang barang yang rawan untuk diperiksa ke dalam koper kecil dorong tadi. Barang-barang yang saya bawa didalamnya meliputi:
- Obat-obatan pribadi: 2 strips Rhinos untuk flu, 1 kotak Norit untuk muntaber, 1 kotak Multivitamin - Ester C dan beberapa lembar koyo untuk pegal-pegal.
- 1 kotak teh celup yang masih disegel.
- 1 botol Lotion Ultra Violet.
- 10 bungkus Rokok titipan teman: 4 rokok Dji Sam Soe Kretek dan 6 Marlboro Ice Blast yang masih segel.
- Sambal Terasi Bungkusan Kokita dan Bubuk Terasi Kering ABC yang masih disegel juga.
- 1 Kamera DSLR + 2 Lensa

Setelah melewati check point imigrasi dan mengambil barang bawaan bagasi, maka tahap final adalah untuk membawa koper dan barang bawaan melewati screening mesin X-Ray dan juga anjing pendeteksi.
Dari semua barang yang ada dalam koper tersebut, bersyukur tidak ada satupun barang yang termasuk daftar hitam bandara Auckland. Akhirnya, saya bisa keluar dari airport menikmati udara segar kota Auckland dan langsung menuju tempat asrama Kampus saya.

Jadi, ketika hendak memasuki area pemeriksaan check-point imigrasi jangan lupa untuk membuang langsung barang barang yang dirasa terlarang untuk memasuki negara NZ, atau jangan ragu men-declare barang barang Anda sebelum dikenakan denda NZ$400 :D

Selamat datang di Auckland! Ki Ora!

  • Share:

You Might Also Like

0 comments